KONSULTAN ENGENEERING

 


PENGERTIAN KONSULTAN ENGENEERING

    Konsultan adalah individu yang biasanya bekerja untuk diri mereka sendiri tetapi juga dapat berhubungan dengan sebuah perusahaan konsultan. Konsultan dapat memainkan peran multi-faceted. Mereka dapat, misalnya fungsi sebagai penasihat, pemecah masalah, atasan, generalis, stabilisator, pendengar, penasihat, spesialis, katalis, manajer atau kuasi-karyawan.

Konsultant Engineering adalah seseorang yang mampu mencari sebab-sebab dari sebuah masalah, lalu menganalisanya. Setelah menganalisa, seorang konsultan engineering dapat melihat apa yang harus dioptimalisasikan.

MACAM-MACAM KONSULTAN ENGINEERING

Ada tiga macam konsultan engineering di dunia konstruksi, antara lain konsultan perencana, konsultan proyek, dan konsultan pengawas. Penjelasan lengkapnya akan dijabarkan lengkap setiap jenis konsultannya:

1.       Konsultan Proyek

Yang dimaksud dengan konsultan jenis ini yakni badan usaha atau perseorangan yang mana akan membantu pemilik proyek untuk mengawasi dengan baik berjalannya sebuah proyek tertentu sehingga prosesnya berlangsung cepat dan berkualitas. Dalam melaksanakan semua tugasnya, konsultan proyek ini umumnya terdiri atas beragam ahli seperti arsitektur, teknik sipil, mekanikal elektrikal, listrik, dan juga ahli lainnya.

Tuga utama dari pihak konsultan proyek yaitu memastikan dan menjamin bahwasannya suatu proyek bangunan menampakkan kualitas sesuai dengan rencana dan juga harapan. Bahkan, konsultan ini akan mengawasi atau mengarahkan klien mulai dari proses perencanaan, pembangunan proyek, hingga proses pelaksanaan sampai berakhirnya suatu proyek.

2.       Konsultan Perencana

Selanjutnya yang kedua adalah konsultan perencana. Lalu, apa tugasnya? Tugas konsultan ini yakni menghasilkan suatu perencanaan bangunan yang dikemas dengan apik dan detail. Contoh dari kinerja konsultan jenis ini antara lain gambar kontrak tanpa adanya pertentangan yang bertolak belakan dengan kondisi yang ada di lapangan. Artinya, gambar kontrak harus jelas.

3.       Konsultan Pengawas

Dan yang ketiga adalah konsultan pengawas yang tentunya bertugas mengawasi pekerjaan. Tugas secara keseluruhan antara lain melakukan pengawasan pelaksanaan proyek secara rutin, penyelenggaraan administrasi umum, dan masih banyak lagi. Biasanya, konsultan ini akan lebih sering dibutuhkan dalam sebuah proyek tertentu yang mana berskala besar.

 GAMBARAN PROSPEK KERJA TEKNIK SIPIL

  1. Pegawai Negeri Sipil
  2. Badan Usaha Milik Negara
  3. Konsultan dan/atau Kontraktor Konstruksi Bangunan
  4. Bidang Umum

CABANG ILMU YANG ADA DI TEKNIK SIPIL

  1. Ilmu struktur membahas tentang cara membangun dengan aman dan sesuai kaidah-kaidah dalam teknik sipil.
  2. Teknik transportasi membahas rekayasa transportasi perkotaan, bagian-bagian jalan, dan proses pembuatan jalan.
  3. Teknik hidrologi membahas perilaku air, jaringan irigasi, bangunan-bangunan air seperti bendungan.
  4.  Geoteknik membahas sifat-sifat tanah, jenis-jenis pondasi, dan rekayasa pondasi.
  5.  Ilmu Manajemen konstruksi membahas berbagai hal tentang pelaksanaan proyek, anggaran biaya proyek, dan pelaksanaan waktu proyek.

SERTIFIKASI PROFESI

Sertifikasi adalah pengakuan resmi atas kompetensi keprofesionalan seorang insinyur, yang sudah menempuh pendidikan sarjana teknik, serta sudah mengumpulkan pengalaman kerja yang cukup dalam bidang keinsinyuran yang ditekuninya

       Insinyur profesional adalah seorang insinyur yang kompetensinya sudah benar-benar terbukti berdasarkan bakuan yang mengacu pada kaidah-kaidah internasional.

       Sertifikat Insinyur Profesional diberikan dalam tiga jenis, yang sekaligus juga menunjukkan jenjang kompetensi yang dimilikinya .

       Insinyur Profesional Pratama, yaitu para insinyur yang sudah bekerja lebih dari tiga tahun sejak mencapai gelar kesarjanaannya dan sudah mampu membuktikan kompetensi keprofesionalannya.

       Insinyur Profesional Madya, yaitu para pemegang sertifikat Insinyur Profesional Pratama yang sudah bekerja dan membuktikan kompetensinya selama paling sedikit lima tahun setelah ia memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Pratama.

       Insinyur Profesional Utama, yaitu para pemegang sertifikat Insinyur Profesional Madya yang telah bekerja dan membuktikan kompetensinya selama paling sedikit delapan tahun setelah ia memperoleh sertifikat Insinyur Profesional Madya, serta mempunyai reputasi keprofesionalan secara nasional


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Moralitas

STANDAR MANAJEMEN

ETIKA Adalah?